expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>
Tampilkan postingan dengan label Sistem Bilangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Bilangan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 September 2014

OPERASI BILANGAN

Konsep Operasi Pada Bilangan Cacah


2.1 KONSEP BILANGAN CACAH
Bilangan cacah didefinisikan sebagai bilangan yang digunakan untuk menyatakan cacah anggota atau kardinalitas suatu himpunan. Jika suatu himpunan yang karena alasan tertentu tidak mempunyai anggota sama sekali, maka cacah anggota himpunan itu dinyatakan dengan “nol” dan dinyatakan dengan lambang “0”. Jika anggota dari suatu himpunan hanya terdiri atas satu anggota saja, maka cacah anggota himpunan tersebut adalah “satu” dan dinyatakan dengan lambang “0”. Demikian setersnya sehingga kita mengenal barisan bilangan asli pencacahan himpunan yang dinyatakan dengan lambang sebagai berikut : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12, ....dst. Bilangan-bilanagn 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,...dst. merupakan bilangan-bilangan cacah. Adapun lambang bilangan cacah sering dituliskan sebagai “C” sehingga himpunan yang unsur-unsurnya semua bilangan cacah disebut himpunan bilangan cacah, yaitu C = {0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,...dst.}. Dalam bahasa Ingris, bilangan cacah disebut, “Whole Number”, dengan lambang “N-0”.

OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DENGAN PECAHAN BIASA

Pengerjaan Operasi Hitung Bilangan Bulat dengan Pecahan Biasa pada akhirnya akan sama dengan pengerjaan Operasi Hitung Pecahan Biasa, hanya saja harus diawali dengan mengubah Bilangan Bulat menjadi Pecahan Biasa terlebih dahulu, setelah Bilangan Bulat itu sudah menjadi Bilangan Pecahan Biasa, maka pengerjaannya sama persis dengan pengerjaan Operasi Hitung Bilangan Pecahan Biasa.
Maka dari itu yang pertama akan dibahas disini adalah bagaimana cara mengubah Bilangan Bulat menjadi Bilangan Pecahan Biasa,  dan...... ternyata sangat mudah!!!!.

Masih ragu ????
heheheheheh..... gampang sekali yakin.....

Sistem Bilangan (lanjutan 1)


2.      Sifat Operasi Dasar Bilangan Bulat
Yang dimaksud dengan operasi dasar adalah penjumlahan, perkalian, pengurangan dan pembagian. Adapun  sifat-sifatnya yaitu:
a.      Sifat Komutatif
Yaitu perubahan urutan tidak mempengaruhi hasil. Berlaku pada penjumlahan dan perkalian dan tidak berlaku pada pengurangan dan perkalian
                 Penjumlahan
Perkalian
a+b=b+a
axb=bxa
b.      Sifat Asosiatif
Sifat asosiatif berarti perubahan pada pengelompokan tidak mempengaruhi hasil. Berlaku hanya pada penjumlahan dan perkalian, tidak berlaku pada pengurangan dan pembagian
Penjumlahan
Perkalian
(a+b)+c=a+(b+c)
(a x b) x c = a x ( b x c )
c.       Sifat Distributif
Yaitu proses penyebaran bilangan yang ada diluar kurung kesetiap bagian yang ada di dalam kurung
a(b+c)=ab+ac
a(b-c)=ab-ac
d.      Sifat-sifat Operasi pada Bilangan Berpangkat
am x an = am+n
( am )n = amn
(a/b)n = an / bn
am : an = am-n
( a x b )n = an x bn
- See more at: http://matematikakubisa.blogspot.com/2013/11/matematika-akhlak-bilangan-bulat-dan.html#sthash.8zucgIAJ.dpuf
1. Bilangan Bulat dan Operasinya
2. Bilangan Bulat dan Sifat Operasi Perhitungan Bilangan Bulat

Sistem Bilangan

Macam-macam Bilangan.

Nah dibawah ini gue bikinin semacam peta konsep gitu. dimana bagian-bagian dari bilangan. nah yang gue jelasin dibawah gambar itu, gue jelasinnya dari urutan paling bawah di gambar peta ini.
struktur macam-macam bilangan